Pendahuluan
Wijen (Sesamum indicum L.) adalah tanaman kuno yang dibudidayakan sebagai sumber minyak nabati dan bahan pangan. Bijinya yang kecil namun kaya minyak sering ditaburkan pada onde-onde, roti, atau dijadikan minyak masak yang harum (minyak wijen).
Morfologi Tanaman
Wijen adalah herba semusim yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 1-1,75 meter. Batangnya berbentuk segi empat, beralur, dan berambut halus. Daunnya tunggal berbentuk lanset atau memanjang, dengan tepi bergerigi dan permukaan berambut. Letak daun berseling atau berhadapan.
Bunganya muncul di ketiak daun, berbentuk tabung menyerupai lonceng, berwarna putih keunguan atau merah muda, dan berambut. Buahnya berbentuk kotak memanjang (kapsul) yang akan pecah saat kering, melepaskan biji-biji kecil yang pipih berwarna putih, kuning, coklat, atau hitam tergantung varietasnya.
Kandungan Kimia
Biji wijen kaya akan minyak lemak, protein, dan vitamin E. Senyawa aktif lain yang terkandung meliputi saponin, flavonoida, polifenol, serta antioksidan unik seperti sesamin dan sesamolin.
Khasiat Tradisional
Selain sebagai makanan, biji wijen memiliki manfaat medis:
- Obat Luka: Mempercepat penyembuhan luka luar.
- Obat Batuk: Meredakan batuk kering.
- Obat Nyeri Perut: Membantu meredakan kram atau nyeri ringan.
Resep Obat Luka
Untuk mengobati luka ringan:
- Ambil biji Wijen segar sebanyak kurang lebih 15 gram.
- Tumbuk biji tersebut sampai hancur dan lumat.
- Tempelkan lumat biji wijen pada bagian tubuh yang luka.
- Balut dengan kain bersih atau perban.

