Pendahuluan
Tempuyung (Sonchus arvensis L.) adalah tanaman liar yang sering ditemukan tumbuh di celah-celah tembok, tebing, atau pinggir jalan. Tanaman ini sangat terkenal sebagai penghancur batu ginjal (litotriptik) alami.
Morfologi Tanaman
Tempuyung adalah herba tahunan yang tumbuh tegak dengan tinggi 1-2 meter. Seluruh bagian tanaman mengandung getah putih jika dipatahkan. Daun-daun di bagian bawah membentuk roset akar; bentuknya lonjong atau lanset dengan tepi bertoreh dalam atau berbagi menyirip, berwarna hijau.
Bunganya majemuk dalam karangan malai di ujung batang, berbentuk bongkol (capitulum) berwarna kuning cerah, mirip bunga Dandelion. Buahnya memiliki rambut-rambut halus (pappus) yang membantunya terbang terbawa angin.
Kandungan Kimia
Daun Tempuyung mengandung kalium yang sangat tinggi, silika, falvonoida (luteolin-7-O-glukosida), saponin, dan polifenol. Kandungan kalium inilah yang berperan penting dalam meluruhkan batu ginjal (kalsium karbonat) dengan mekanisme pertukaran ion.
Khasiat Utama
Manfaat Tempuyung yang paling teruji adalah:
- Peluruh Air Seni (Diuretik): Sangat kuat.
- Penghancur Batu Ginjal: Membantu mengikis dan mengeluarkan batu ginjal melalui urin.
Cara Pengolahan
Untuk meluruhkan air seni dan membantu kesehatan ginjal:
- Ambil daun segar Tempuyung sebanyak 25 gram.
- Rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit.
- Dinginkan dan saring.
- Minum air rebusan ini sekaligus. Lakukan secara rutin namun perhatikan asupan air putih.

