Deskripsi Tanaman Tempuh Wiyang
Tempuh Wiyang (Emilia sonchifolia DC.) adalah tanaman herba tegak setinggi kurang lebih 40 cm. Batangnya bulat, bercabang, dan berwarna ungu keputih-putihan. Tanaman ini memiliki bunga majemuk berbentuk bonggol berwarna ungu kemerahan yang cantik, sering ditemukan di lahan kosong atau tepi jalan yang lembab.
Klasifikasi Botani
- Divisi: Spermatophyta
- Sub Divisi: Angiospermae
- Suku: Compositae
- Marga: Emilia
Nama Daerah
Dikenal sebagai Patah kemudi (Melayu), Jonge (Sunda), Tempuh wiyang (Jawa), Sanduian (Madura), dan Gofu saru (Ternate).
Khasiat dan Manfaat
Bagian-bagian tanaman Tempuh Wiyang memiliki kegunaan obat yang beragam:
- Daun: Berkhasiat sebagai peluruh air seni (Diuretik), obat sariawan, batuk, dan obat demam.
- Akar: Secara tradisional digunakan untuk mengobati mencret (Diare).
Cara Olah untuk Peluruh Air Seni
Gunakan ± 30 gram daun segar Tempuh Wiyang. Cuci bersih menggunakan air mengalir, lalu rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil air rebusan diminum dua kali sehari, pagi dan sore hari, sebanyak setengah gelas setiap kali minum secara rutin.
Kandungan Kimia
Daun Tempuh Wiyang mengandung senyawa aktif berupa saponin, flavonoida, dan polifenol.

