Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

Sono keling (Dalbergia latifolia)

Deskripsi singkat

Dalbergia latifolia Roxb., dikenal di beberapa daerah sebagai Sono keling atau Sono sungu, adalah pohon berkayu yang biasanya tumbuh antara 5–10 meter. Batangnya tegak dengan diameter batang sekitar 20–40 cm; daun majemuk menyirip dengan anak daun berbentuk oval hingga lonjong.

Nama daerah

  • Jawa: Sono keling, Sono sungu

Habitat dan penyebaran

Tanaman ini umum dijumpai di hutan jati dan hutan campuran, serta kadang dibudidayakan di tepi kebun. Dalbergia latifolia tumbuh baik pada tanah berpasir yang porous dan dapat ditemukan dari dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.000 meter.

Pemanfaatan tradisional

Kulit batang pohon ini digunakan dalam tradisi pengobatan untuk berbagai tujuan seperti pembersihan darah, meredakan mual, dan menghentikan pendarahan. Pengolahan umumnya melibatkan perebusan kulit batang untuk menghasilkan sari yang diminum sesuai petunjuk tradisional.

Resep tradisional sederhana

  1. Untuk pembersih darah: rebus sekitar 60 gram kulit batang segar dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit; saring dan minum dua kali sehari (pagi dan sore).
  2. Untuk mengatasi mual: rebus sekitar 30 gram kulit batang segar dengan 200 ml air hingga volume berkurang setengah; saring dan minum sekaligus.

Kandungan kimia

Catatan farmakognosi menunjukkan bahwa daun dan kulit batang mengandung saponin dan tanin, yang biasa ditemukan pada sejumlah tanaman obat dan dapat berkontribusi pada penggunaannya secara tradisional.

Catatan penggunaan

Instruksi penggunaan di atas didasarkan pada resep tradisional yang tercantum dalam sumber lampiran. Saya tidak menambahkan klaim medis baru.

Kesimpulan

Dalbergia latifolia adalah pohon yang dikenal baik dalam tradisi lokal, terutama pemanfaatan kulit batangnya untuk ramuan tradisional. Untuk aplikasi medis modern, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai keamanan dan efektivitas.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.