Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

Sambang Darah (Excoecaria bicolor Hassk.)

Deskripsi Tanaman Sambang Darah

Sambang Darah (Excoecaria bicolor) adalah tanaman perdu setinggi kurang lebih 3 meter. Ciri khas utamanya adalah warna daunnya yang kontras: permukaan atas berwarna hijau mengkilat, sedangkan permukaan bawahnya berwarna merah atau ungu tua, menyerupai warna darah. Batangnya berkayu dan mengandung getah.

Klasifikasi Botani

  • Divisi: Spermatophyta
  • Sub Divisi: Angiospermae
  • Suku: Euphorbiaceae
  • Marga: Excoecaria

Nama Daerah

Tanaman ini populer dengan nama Sambang darah di Jawa, merujuk pada warna daun dan mungkin khasiatnya.

Khasiat Utama

Daun dari tanaman ini secara tradisional digunakan untuk:

  • Obat mencret (Diare)
  • Peluruh air seni (Diuretik)

Cara Olah untuk Obat Mencret

Ambil ± 15 gram daun segar Sambang Darah. Cuci bersih menggunakan air mengalir. Rebus daun tersebut dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring airnya dan diminum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari, masing-masing sebanyak setengah gelas.

Kandungan Kimia

Daun sambang darah mengandung senyawa aktif saponin, flavonoida, dan tanin.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.