Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

KATUK (Sauropus androginus [L.] Merr.)

Katuk (Sauropus androginus [L.] Merr.) termasuk familia Euphorbiaceae. Katuk tumbuh di dataran rendah sampai dengan 120 meter di atas permukaan laut; daerah yang terbuka atau sedikit terlindung dengan tanah yang ringan. Dapat digunakan untuk pagar hidup. Untuk pengembangbiakannya dapat digunakan setek batang yang belum terlalu tua.

Nama lainnya : memata, mata-mata, cekop manis, simani (Sumatera); katu, babing, katukan (Jawa); kerakur (Madura).

Kegunaan KATUK (Sauropus androginus [L.] Merr.):
Obat bisul/borok. Segenggam daun katuk dicuci, lumatkan, lalu tempelkan pada bagian yang sakit.

Untuk memperbanyak air susu (ASI). a> Segenggam daun katuk dimasak menjadi sayur atau dilalap; lakukan secara teratur.
b> Segenggam daun katuk yang sudah dijemur, 5 iris temu lawak, 5 iris kunyit direbus dengan 2 liter air sampai mendidih; masukkan 2 mata asam jawa, aduk rata, saring, campur dengan 1 sendok madu, minum 2 kali sehari.
c> Segenggam daun katuk dimasak menjadi sayur (misal sayur bening) atau dilalap. Konsumsi katuk dilakukan secara teratur. d> Segenggam daun katuk yang sudah dijemur, 5 iris temu lawak, 5 iris kunyit direbus dengan 2 liter air sampai mendidih. Masukkan 2 mata asam jawa, aduk rata. Setelah dingin, saring. Minum 2 kali sehari dengan 1 sendok madu.

Obat susah buang air kencing atau frambusia. Rebus daun katuk dan minum secara teratur.

Obat sembelit. a>Segelas daun katuk dicuci, direbus, saring; lalu minum air rebusannya secara teratur.
b> Segelas daun katuk dicuci, rebus, saring. Minum airnya secara teratur.

Bisul/borok. Segenggam daun katuk dicuci, lumatkan, tempelkan pada bagian yang sakit.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.