Pendahuluan
Inggu (Ruta angustifolia (L.) Pers.) adalah tanaman obat yang memiliki aroma sangat kuat dan khas. Tanaman ini sering ditanam di pot sebagai tanaman obat keluarga (TOGA). Di dunia barat dikenal sebagai Rue, tanaman ini memiliki sejarah panjang dalam berbagai tradisi pengobatan.
Deskripsi Botani
Inggu tumbuh sebagai semak setinggi kurang lebih 1,5 meter. Batangnya berkayu, bulat, dan bercabang banyak. Daunnya majemuk menyirip ganda dengan anak daun yang kecil, berbentuk lanset atau bulat telur sungsang, berwarna hijau kebiruan atau hijau muda. Daun ini memiliki kelenjar minyak yang jika diremas mengeluarkan bau menyengat.
Bunganya berwarna kuning cerah, dengan mahkota berbentuk mangkok. Buahnya kecil, berkotak-kotak, berisi biji berwarna hitam yang berbentuk ginjal.
Kandungan Kimia
Seluruh bagian tanaman, terutama daunnya, mengandung minyak atsiri (seperti metil nonil keton) yang memberikan aroma khasnya. Selain itu, mengandung alkaloida (rutin, graveolin), saponin, flavonoida, dan polifenol.
Khasiat Pengobatan
Daun Inggu memiliki sifat analgesik (pereda nyeri), antipiretik (penurun panas), dan antispasmodik (anti kejang). Digunakan untuk:
- Obat Pening (Sakit Kepala): Aromanya membantu meredakan sakit kepala.
- Obat Demam: Menurunkan suhu tubuh.
- Obat Kejang: Menenangkan syaraf.
Cara Penggunaan Luar
Untuk mengobati sakit kepala atau pening:
- Ambil daun segar Ruta angustifolia sebanyak kurang lebih 5 gram.
- Cuci bersih dan tumbuk sampai lumat.
- Tempelkan lumat daun ini pada kedua pelipis (kanan dan kiri) sebagai tapal.

