Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

BANDOTAN (Ageratum conyzoides)

Tanaman BANDOTAN (Ageratum conyzoides) termasuk familia Compositae. Tempat tumbuh tanaman ini dari 1 sampai 2100 meter di permukaan laut. Tumbuh di sawah-sawah, ladang, semak belukar, halaman kebun, tepi jalan, tanggul, dan tepi air.

Untuk pengembangbiakannya : dapat dilakukan melalui penyebaran biji.
Nama lain : tahi anjing, tahi asu, selasdeh dandi, si anggit, rumput jalang; bandotan, berotan, wedusan (Jawa), babadotan, jukut bau, ki bau (Sunda)

Tanaman ini mengandung : kumarine, eugenol 5% dan HCN.

Kegunaan :
Penurun panas, dan obat disentri: Akar pohon bandotan direbus selama setangah jam sampai airnya mendidih, kemudian disaring, airnya diminum.

Obat luka (obat luar): Daunnya ditumbuk dan dicampur dengan sedikit kapur sirih, dapat digunakan sebagai obat.

Obat mencret: Daunnya direbus selama lebih kurang 1/4 jam, kemudian disaring, airnya dapat diminum.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.