Pendahuluan
Kaliandra Merah (Calliandra haematocephala Hassk.) adalah tanaman hias populer dengan bunga yang menyerupai ‘bedak puf’ berwarna merah darah (haematocephala = kepala berdarah). Sering juga ditanam sebagai penahan erosi.
Morfologi Tanaman
Perdu atau pohon kecil setinggi 6-8 meter. Daunnya majemuk menyirip ganda. Keindahannya terletak pada benang sarinya yang panjang-panjang, halus, dan berwarna merah menyala yang membentuk bola.
Kandungan Kimia
Daun, bunga, dan buah mengandung saponin dan tanin (sepat). Bunganya mengandung flavonoida. Tanin berfungsi menghentikan pendarahan (hemostatik).
Khasiat Pengobatan
Manfaat utamanya adalah penyembuh luka:
- Obat Luka Baru: Menghentikan darah dan menciutkan luka.
- Obat Keputihan: (Rebus kulit batangnya).
Resep Obat Luka
Aplikasi daun:
- Ambil daun Kaliandra segar (10 gram).
- Cuci bersih.
- Tumbuk sampai lumat.
- Tempelkan pada luka yang berdarah.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

