Pendahuluan
Angsana atau Pterocarpus indica Willd. adalah pohon penghasil kayu berkualitas tinggi yang juga sering ditanam sebagai pohon peneduh di tepi jalan. Dikenal juga dengan nama Sana kembang (Sunda) atau Asan (Aceh), pohon ini memiliki tajuk yang rindang dan bunga kuning yang harum. Selain kayunya, kulit batangnya memiliki nilai medis yang tinggi.
Morfologi Tanaman
Angsana adalah pohon besar yang dapat mencapai tinggi 10 hingga 30 meter. Batangnya berkayu, bulat, dan seringkali memiliki banir (akar papan) pada pohon tua. Daunnya majemuk menyirip gasal dengan 5-13 anak daun yang berseling. Anak daun berbentuk bulat telur dengan ujung runcing dan pangkal tumpul, berwarna hijau muda hingga hijau tua mengkilat.
Bunganya tumbuh dalam tandan di ujung cabang atau ketiak daun, berwarna kuning jingga dan sangat harum, namun cepat rontok. Buahnya termasuk polong yang unik, berbentuk bulat pipih dan dikelilingi sayap tipis (samara), berisi 2-6 biji, yang memungkinkannya terbang terbawa angin.
Kandungan Kimia
Kulit batang, daun, dan biji Angsana mengandung senyawa aktif seperti saponin, flavonoida, dan polifenol. Selain itu, terdapat juga minyak atsiri. Getah pohon ini yang berwarna merah darah (dikenal sebagai kino) mengandung asam kinotanat yang bersifat astringen kuat.
Khasiat Pengobatan
Kulit batang Angsana adalah bagian yang paling sering digunakan dalam pengobatan herbal. Khasiat utamanya meliputi:
- Obat Sariawan: Sangat efektif untuk menyembuhkan luka di mulut dan gusi.
- Obat Mencret: Membantu menghentikan diare.
- Obat Bisul: Mempercepat pematangan dan penyembuhan bisul.
Cara Meramu Obat
Berikut adalah resep tradisional menggunakan kulit batang Angsana untuk mengobati sariawan:
- Siapkan kulit batang Pterocarpus indica sebanyak kurang lebih 5 gram.
- Potong kulit batang tersebut menjadi kepingan kecil-kecil.
- Rebus dengan 1 gelas air selama lima belas menit hingga air berubah warna.
- Biarkan dingin, kemudian peras dan saring.
- Gunakan hasil saringan tersebut sebagai obat kumur. Jangan ditelan, cukup dikumur-kumur untuk mengenai bagian yang sariawan.
Ekologi
Angsana adalah tanaman asli daerah tropis Asia Pasifik. Ia tumbuh baik di hutan hujan dataran rendah dan hutan musim. Kemampuannya mengikat nitrogen juga membuatnya baik untuk kesuburan tanah.

