Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

Melinjo (Gnetum gnemon L.)

Deskripsi Tanaman Melinjo

Melinjo (Gnetum gnemon L.) adalah pohon tahunan yang dapat tumbuh hingga ketinggian 15 meter. Pohon ini memiliki batang yang keras dan bercabang-cabang dengan bekas cabang yang terlihat jelas. Daunnya tunggal berbentuk bulat telur, dan bijinya yang diselimuti kulit berwarna merah saat tua sangat populer diolah menjadi emping.

Klasifikasi Botani

  • Divisi: Spermatophyta
  • Sub Divisi: Gymnospermae
  • Suku: Gnetaceae
  • Marga: Gnetum

Nama Daerah

Dikenal luas sebagai Mulieng (Aceh), Batang baguak (Minangkabau), Maninjo (Sunda), Mlinjo (Jawa), dan Bagu (Buol).

Khasiat dan Manfaat

Bagian tanaman melinjo memiliki kegunaan ganda, baik sebagai bahan pangan maupun obat:

  • Kulit Buah: Berkhasiat sebagai peluruh air seni (Diuretik).
  • Biji: Populer diolah menjadi makanan kecil (emping) dan sayuran (sayur asem).

Cara Konsumsi Peluruh Air Seni

Gunakan ± 50 gram kulit buah melinjo yang sudah matang (berwarna merah). Cuci bersih, lalu kukus hingga matang. Makan kulit buah kukus tersebut sekaligus sebagai lalapan sehat.

Kandungan Kimia

Biji dan daun melinjo mengandung senyawa saponin dan flavonoida. Biji melinjo juga mengandung zat tanin.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.