Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

Pakis Haji / Paku Haji (Cycas rumphii Miq.)

Deskripsi Tanaman Pakis Haji

Pakis Haji (Cycas rumphii Miq.) adalah pohon yang menyerupai palma, dapat tumbuh setinggi kurang lebih 6 meter. Batangnya bulat dengan permukaan kasar berwarna coklat kehijauan. Daunnya majemuk menyirip, mengkilap, dan memiliki duri tajam pada tangkainya. Tanaman purba ini sering ditanam sebagai tanaman hias di halaman rumah.

Klasifikasi Botani

  • Divisi: Spermatophyta
  • Suku: Cycadaceae
  • Marga: Cycas

Nama Daerah

Dikenal sebagai Pakis haji (Jawa/Minangkabau), Paku haji (Sunda), Paku lemputu (Bali), dan Baloko (Minahasa).

Khasiat dan Manfaat

Hampir seluruh bagian tanaman pakis haji memiliki kegunaan tradisional:

  • Getah Batang: Berkhasiat mengobati disentri.
  • Rambut Batang: Digunakan untuk merawat luka baru.
  • Daun: Sebagai ramuan pembersih darah bagi wanita setelah melahirkan.

Cara Olah untuk Disentri

Ambil sekitar lima belas tetes getah segar dari batang Pakis Haji. Campurkan dengan 1 sendok makan madu murni dan seperempat gelas air matang. Aduk rata dan diminum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.

Kandungan Kimia

Daun pakis haji mengandung senyawa aktif berupa saponin, flavonoida, dan polifenol.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.