Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

Kuma-kuma (Crocus sativus L.)

Deskripsi Tanaman Kuma-kuma

Kuma-kuma atau Saffron (Crocus sativus L.) adalah tanaman semak semusim yang tumbuh setinggi 40 cm. Tanaman ini memiliki batang semu yang terbentuk dari pelepah daun yang menyatu membentuk umbi di dalam tanah. Saffron dikenal secara global sebagai rempah paling berharga di dunia, namun bagian herbanya juga memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional.

Klasifikasi Botani

  • Divisi: Spermatophyta
  • Sub Divisi: Angiospermae
  • Suku: Iridaceae
  • Marga: Crocus

Khasiat dan Manfaat

Herba tanaman ini secara tradisional dimanfaatkan untuk:

  • Peluruh haid (Emenagog)
  • Penambah dan pembersih darah alami

Cara Pengolahan Tradisional

Sediakan ± 15 gram herba segar Crocus sativus. Cuci bersih menggunakan air mengalir, lalu rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring air rebusan tersebut dan diminum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari dengan dosis yang sama.

Kandungan Kimia

Bagian akar tanaman ini mengandung senyawa aktif berupa alkaloida, saponin, dan polifenol.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.