Klasifikasi
- Divisi: Spermatophyta
- Sub divisi: Angiospermae
- Kelas: Dicotyledoneae
- Bangsa: Asterales
- Suku: Asteraceae
- Marga: Solidago
- Jenis: Solidago virgo-aurea L.
Nama Daerah
Kembang ceplikan (Jawa)
Deskripsi
- Habitus: Terna, menahun, tinggi 30-60 cm.
- Batang: Bulat, sedikit berkayu, licin, hijau kebiruan.
- Daun: Tunggal, roset batang, di ujung batang, tersebar, bentuk lanset, ujung dan pangkal runcing, panjang 5-20 cm, lebar 2-4 cm, permukaan licin, hijau.
- Bunga: Majemuk, di ujung batang, tersusun dalam bulir, dengan daun penumpu, kelopak bentuk segitiga, panjang 2-13 cm, tersusun bertingkat melingkar, hijau, benangsari jumlah banyak, ungu, mahkota bentuk lanset, panjang 1-1,5 cm, ungu.
- Buah: Tunggal, bentuk elips, kecil, hitam.
- Biji: Bentuk elips, kecil, lunak, putih.
- Akar: Serabut, berwarna putih kecoklatan.
Kandungan Kimia
Daun dan batang kembang ceplikan mengandung saponin dan polifenol, sedangkan bunganya mengandung minyak atsiri.
Khasiat dan Resep
- Kegunaan: Obat influensa, obat batuk dan infeksi saluran pernafasan.
- Obat influensa: Bunga kembang ceplikan sebanyak 10 gram, dicuci dan rendam dalam gelas dengan air matang panas sebanyak 200 ml tutup rapat dan biarkan sampai dingin, diminum sekaligus, dilakukan sehari 2 kali pagi dan sore.
- Obat batuk: Daun dan batang kembang ceplikan segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

