Kumpulan Informasi Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga

Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.)

Tanaman Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.) termasuk familia Araliaceae. Tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 1-200 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di ladang dan di tepi sungai tumbuh liar..
Untuk pengembangbiakannya dengan setek batang.

Nama lain : mamanukan (Sunda), godong mangkokan (Jawa), puring (Madura), lanido, ndalido, ranido, ndari (Roti, Nusa Tenggara), daun mangkok (Manado), mangko-mangko (Makasar), ai lohoi, ai laun niwel, daun koin, daun papeda (Ambon) dll.
Tanaman ini mengandung : kalsium oksalat, peroksidase, amygdalin, fosfor, besi, lemak, protein, vitamin A, B1, dan C.

Kegunaan Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.):

Radang payudara, pembengkakan disertai bendungan ASI: Daun mangkokan tua secukupnya diremas dengan minyak kelapa dan sedikit kunyit yang telah diparut. Panaskan di atas api, hangat-hangat ditaruh pada payudara yang membengkak.

Luka: Daun mangkokan segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Taruh di atas luka, lalu dibalut. Ganti 2 – 3 kali sehari.

Sukar kencing: Daun mangkokan tua yang masih segar direndam dalam air panas beberapa saat. Angkat, lalu hangat-hangat dikompreskan pada perut bagian bawah.

Rambut rontok: Daun mangkokan tua yang masih segar secukupnya setelah dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa sambil diaduk sampai seperti bibur. Kemudian saring dan peras. Hasil perasan dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat ringan. Biarkan sampai mengering, lalu rambut dicuci sampai bersih. Lakukan setiap hari.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum mencoba pengobatan, suplemen, atau perubahan pola hidup, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.