Pendahuluan
Terong (Solanum melongena L.) adalah tanaman sayuran buah yang sangat umum. Berbagai varietas terong (ungu, hijau, bulat, panjang) diolah menjadi berbagai masakan. Selain nilai gizinya, terong memiliki properti bioaktif yang unik.
Deskripsi Botani
Terong adalah perdu semusim atau tahunan (tergantung iklim) setinggi 1-1,75 meter. Batangnya berkayu, berbulu, dan kadang berduri. Daunnya lebar, berbentuk bulat telur, berlekuk, dan permukaannya berbulu kasar.
Bunganya berwarna ungu muda hingga ungu tua, berbentuk bintang, dengan kepala sari kuning yang menonjol. Buahnya buni, berdaging tebal, dengan bentuk dan warna yang sangat bervariasi.
Kandungan Kimia
Terong mengandung solasodine (sejenis alkaloid steroid), saponin, flavonoida (seperti nasunin pada kulit ungu), dan polifenol. Solasodine adalah bahan baku sintesis hormon steroid.
Khasiat Kontroversial: KB Alami
Dalam pengobatan tradisional tertentu, buah terong dipercaya memiliki efek antifertilitas sementara, sehingga digunakan untuk menjarangkan kelahiran.
Cara Penggunaan
Untuk tujuan menjarangkan kelahiran (KB Tradisional):
- Ambil 1-2 buah Terong segar.
- Cuci dan kupas (bisa juga dengan kulitnya tergantung selera).
- Iris-iris dan makan mentah sebagai lalapan.
- Catatan: Efektivitas metode ini belum sepenuhnya terbukti secara klinis sebagai metode kontrasepsi yang andal, namun merupakan bagian dari kearifan lokal.

